Problema sosial merupakan persoalan karena menyangkut tata kelakuan yang
abnormal, amoral, berlawanan dengan hukum, dan bersifat merusak.
Problema sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral yang menyimpang
sehingga perlu diteliti, ditelaah, diperbaiki, bahkan mungkin
dihilangkan.
Problema-problema sosial timbul dari kekurangan dalam diri manusia
atau kelompok manusia yang bersumber dari faktor ekonomi, biologis,
biopsikologis, dan kebudayaan. Sesuai dengan faktor-faktor penyebabnya,
makaproblema sosial dapat diklsifikasikan menurut Soerjono Soekanto
sebagai berikut :
- Problema sosial karena faktor ekonomi, seperti kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran.
- Problema sosial karena faktor biologis, seperti wabah penyakit
- Problema sosial karena faktor psikologis, seperti bunuh diri, sakit jiwa dan disorganisasi.
- Problema sosial karena faktor kebudayaan, seperti perceraian, kejahata, kenakalan anak, dan konflik ras.
Hidup manusia dalam lingkungan sosialnya, pada dasarnya menginginkan
terciptanya lingkungan sosial yang harmonis, damai, tenteram, dan bisa
mendukung pemenuhan kebutuhan hidupnya. Lingkungan sosial diharapkan
menjadi tempat terjadinya keserasian dalam melakukan interaksi sosial,
berlangsungnya pranata sosial yang mantap, dan mampu diatasi berbagai
problem sosial yang timbul.
Keserasian lingkungan sosial adalah kesesuaian pola tindakan manusia
dalam suatu sistem hubungan timbal balik antara berbagai aspek kehidupan
sosial dan jaringan unsur-unsur pokok yang ada dalam masyarakat yang
memengaruhi sistem sosial, nilai, sikap, dan pola perilaku individu
serta kelompoknya, proses sosial, dan perubahan sosial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar