Selasa, 27 Desember 2016

filsafat dengan fenomena alam



Makalah ini membahas tentang fenomena alam yaitu bencana banjir yang setiap tahunnya menjadi tradisi hampir di semua daerah di indonesia.
Banjir adalah sebuah bencana yang di akibatkan oleh air.  Inilah yang sering terjadi setiap tahunnya, pada dasarnya banjir itu disebabkan oleh luapan aliran air yang terjadi pada saluran atau sungai. Bisa terjadi ditempat yang tinggi maupun tempat yang rendah.
Ada dua faktor perubahan kenapa banjir terjadi. Pertama itu perubahan lingkungan dimana di dalamnya ada perubahan iklim, perubahan geomorfologi, perubahan geologi dan perubahan tata ruang. Dan kedua adalah perubahan dari masyarakat itu sendiri. Hujan merupakan faktor utama penyebab banjir. Perubahan iklim menyebabkan pola hujan berubah dimana saat ini hujan yang terjadi mempunyai waktu yang pendek tetapi intensitasnya tinggi. Akibat keadaan ini saluran-saluran yang ada tidak mampu lagi menampung besarnya aliran permukaan dan tanah – tanah cepat mengalami penjenuhan.
Perubahan penggunaan lahan dan otomatis juga terjadi perubahan tutupan lahan, penggunaan lahan itu ada pemukiman, sawah, tegalan, ladang dll. Sedangkan tutupan lahan itu vegetasi yang tumbuh di atas permukaan bumi menyebabkan semakin tingginya aliran permukaan. Aliran permukaan terjadi apabila curah hujan telah melampaui laju infiltrasi tanah.
Kalimat ini merupakan penalaran deduktif karena kalimat- kalimat yang diambil berasal dari  teori-teori yang telah ada.
Jenis – jenis banjir yang terjadi di indonesia:
a.       Banjir karena sungainya meluap
Banjir ini biaasanya terjadi akibat dari sungai tidak mampu lagi menampung aliran air yang ada di sungai itu akibat debit airnya sudah melebihi kapasitas.
b.      Banjir lokal.
Banjir ini terjadi akibat air yang berlebihan di tempat itu dan meluap juga di tempat itu.
c.       Banjir akibat pasang surut air laut
Saat air laut pasang ketinggian muka air laut akan meningkat, otomatis aliran air di bagian muara sungai akan lebih lambat dibandingkan bila saat laut surut.
Kalimat di atas merupakan kalimat deduktif, karena hanya melihat dari segi teorinya saja.
Cara mengantisipasi bencana banjir
            Kita tidak mengharapkan bencana banjir datang ke lingkungan ataupun rumah kita tetapi sebagai manusia,kita harus waspada dan sigap bila banjir ternyata datang menghampiri kita. Cara mengantisipasi banjir antara lain :
-          Bila hujan deras turun cukup lama, pantau terus keadaan melalui media elektronik.
-          Siapkan barang – barang seperti; Handphone dengan charger, senter dan baterai cadangan, makanan  dan minuman (menggunakan kemasan anti air atau di bungkus plastik).
-          Isi bak / drum / torn penampung air hingga penuh terutama untuk yang berada / ditempatkan pada lantai atas / tinggi.
-          Saat tanda – tanda banjir mulai muncul di rumah / lingkungan anda, siapkan barang bawaan untuk mengungsi dan pantau terus ketinggian air.
-          Sebelum air mulai meninggi, pindahkan barang – barang ke tempat atau lantai yang lebih tinggi.
-          Bila diperkirakan air akan menggenang lebih tinggi lagi, lakukan evakuasi selagi mudah untuk dilakukan (sebelum air lebih tinggi)
-          Tutup keran utama air bersih (terutama jika menggunakan air ledeng  / PDAM) bila ketinggian air hendak mencapai keran air.
-          Matikan / putuskana aliran listrik rumah melalui saklar/sikring utama bila bila ketinggian air hendak mendekati sikring utama atau bila terlihat menghawatirkan / dapat berbahaya.
-          Bila mengungsi, cobalah cari informasi mengenai tempat penampungan sementara / posko banjir terdekat.
-          Bila tidak ada posko banjir, cari dan pergilah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi tetapi lokasinya dekat dengan tempat yang lebih tiinggi lagi bila di bandingkan dengan tempat tersebut. Hal ini untuk mencegah bila ternyata air banjir terus meluap / semakin tinggi.
-          Sebelum air terlalu tinggi, ungsikan terlebih dahulu orang / lanjut usia, anak-anak, wanita dan ibu hamil, dan sisakan dua atau tiga orang pria dewasa yang menjaga rumah bila anda khawatir akan keselamatan harta benda.
-          Bila anda terlambat mengungsi dan ketinggian air sudah cukup tinggi, pergilah mengungsi secara berkelompok, agar bila terjadi sesuatu dapat saling tolong-menolong.
-          Saat mengungsi, jauhi dari saluran air agar tidak terjatuh dan hanyut terseret arus banjir yang lebih keras.
Kalimat di atas menggunakan penalaran deduktif karena berdasarkan teori-teori yang diperlihatkan langsung melalui fakta-fakta yang ada.
Di setiap bencana pasti ada cara untuk menanggulanginya,cara-cara untuk menanggulangi bencana banjir antara lain :
a.       Memfungsikan sungai dan selokan sebagaimana mestinya. Karena sungai dan selokan merupakan tempat aliran air, jangan sampai fungsinya berubah menjadi tempat sampah.
b.      Larangan membuat rumah di dekat sungai.
c.       Menanam pohon dan pohon-pohon yang tersisa tidak ditebangi lagi. Karena pohon adalah salah satu penopang kehiduan di suatu kota.
Semua bencana pasti mempunyai dampak, dampak itu bisa jadi positif atau negatif. Dampak positif akibat banjir antara lain : banjir dapat membuat kita berpikir kreatip kalimat ini menggunakan penalaran deduktif karena kita langsung berfikir untuk menyelamatkan diri kita, keluarga kita, dan harta benda milik kita. Banjir juga membuat manusia berpikir untuk mengatasi banjir tersebut. Banjir memberikan pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan membuat masyarakat untuk bersahabat dengan lingkungan, peduli dengan sesama dan banjir juga membuat hemat energi.
Adapun dampak negatif akibat banjir yaitu, banjir dapat merusak sarana dan prasarana di antaranya menghancurkan rumah, jembatan, jalan, memutuskan jalan transportasi, merusak dan bahkan mehilangkan peralatan perlengkapan kehidupan sehari-hari. Banjir mengganggu bahkan melumpuhkan aktipitas sehari-hari.
Hubungan filsafat dengan ilmu alam. Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu dengan mencari sebab-sebab terdalam, berdasarkan pikiran manusia sendiri. Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan mengenai suatu hal tertentu yang merupakan kesatuan yang sistematis dan memberikan penjelasan yang dapat di pertanggung jawabkan dengan menunjukan sebab-sebab hal itu.
DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar