Berdasarkan catatan longino ini,
penelitian ilmiah dapat memperoleh integritasnya apabila praktik – praktik
internal ilmun – menghimpun data dan menarik kesimpilan – tidak di pengaruhi
oleh nilai nilai kontekstual. Tesis utama longino adalah bahwa penelitian
ilmiah tidak perlu dan bahkan sering tidak punya integritas. Sebab nilai –
nilai kontekstual dapat secara sah menentukan asumsi – au di asumsi
latarbelakang yang digunaka para ilmuan untuk menarik kesimpulan.
Longino menguraikan pendapatnya
dengan menunjukan bagaimana nilai-nilai kontekstual dzengan menentukan
asumsi-asumsi yang paling fundamental dari ilmu, yang mungkin menurut kita
hanyalah dipengaruhi oleh nilai-nilai konsumtif. Ia mengatakan bahwa alasan
bagi kemenangan teori-teori mekanisme tentang fenomena deperti mekanika newton
atas lawan-lawan mereka yang non-mekanistik bukannya bahwa mereka lebih dekat
dengan kebenaran atau secara empiris lebih tepat dari pada pandanfan-pandangan
lawan. (suatu teori secara empiris disebut tepat atau cocok jika semua klaimnya tentang hasil-hasil
pengamatan adalah benar). Ia menerima bahwa mekanika newton sungguh lebih kuat
sebagai suatu sarana untuk memanipulasi dunia atas cara-cara tertentu dari pada
lawan-lawannya. Namun, ia katakan, kenyataan bahwa ada sejemlah teori
mekanistik memiliki lebih banyak daya instrumental dari pada pandangan bukan
lawan bukan nya argumen yang menunjuk superioritas ilmiah mereka tanpa menanbah
asumsi-asumsi latar belakang yang di dukung oleh nilai nilai kontekstual.
Menurut catatan longino, unsur
kunci yang membuat tgeori-teori mekanistik lebih menarik dari pada yang lain
ialah bahwa teori-teori itu mengandalkan bahwa materi merupakan suatu subtansi
tak bernyawa yang lema, yang aktivitas nya dapat dalam dalam istilah matematis.
Unsur ini merupakan teori-teori mekanistik untuk menerima model-model interaksi
dengan dunia natural seperti pertambangan. (teori-teori lawan yang ada tidak
menerima aktivitas-aktivitas sepertik ini karena mereka mengandaikan bahwa alam
ini hidup atau di lengkapi dengan suaru daya hidup. Teori-teori ini ini disebut
teori-teori vitalist). Selain itu, perlakuan matematis tentang alam yang
merupakan bagian dari gambaran mekanistik, memampukan orang untuk lebih baik
mengontrol aspek-aspek tertentu dari alam dari pada teori-teori lawan. Karena
itu gambaran mekanistik tentang alam lebih cocok dengan nilai dan kebutuhan
para pengrajin dan klas kapitalis yang sedang mekar padahal lawan-lawannya
tidak.
Longino mengtakan bahwa
nilai-nilai kontekstual yang menjurus kepada penerimaan gambar mekanistik
tentang alam perlahan-lahan mentranspormasikan nilai-nilai konstitutif dan
asumsi-asumsi dari ilmu ini menjadi suatu nilai konstitutif ilmu bahwa suatu
teori fisika yang di terima haruslah secara instrumental kuat. Ia juga menjadi
suatu asumsi kuat dari ilmu bahwa segala sesuatu terdiri dari substratum
matrial yang lema, properti yang secra kuantitatif amat penting. Ia berpikir
bahwa ini menunjukan bagaimana nilai-nilai konrekstual dapat dengan mudah
menetukan nilai-nilai konstitutif dan asumsi-asumsi kuat dari ilmu.
Kita dapat mengatakan bahwa jika
argumen longino dan tesis utama nya benar, pemeuan-penemuan ilmiah tidak dapat
bersifat objektif. Karena kelihatan bahwa ia jika benar, pilihan tas asumsi
latar belakang dan oleh karena itu pilihan atas teori-teori yang diakui,
hruaslah tergantung pada anggapan-anggapan setiap orang atau komunitas. Namun
longino berpendapat bahawa pandangan nya hanya menyiratkan bhwa ilmuan tidak
dapat menghasilkan secara obyektif pertanyaan-pertanyaan yang di benarkan dalam
arti bahwa mereka tidak dapat menarik pernyataan yang benar melalui melaui
asumsu-asumsi latar belakang yang tidak problematis. Ilmu tidak dapat secara
masuk akal bertujuan untuk menyajikan kebenaran. Tapi ia mendesak bahwa
klaim-klaim ilmiah masih dapat secara obyektif di benarkan karna merka dapat di
benarkan melalui asumsi-asumsi yang di capai melalui kesepakatan intersubyektif
setelah mengikuti prosedur-prosedur yang tidak otoriter.ilmu dapat bersifat
obyektif karena efek-efek preferensi subyektif yang istimewa pada asumsi-asumsi
latar belakang dapat di reduksi atau di hilangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar