Pengembangan
pendidikan
IPS
di masyarakat
Sekilas pembahasan
sejarah IPS. Pertama kali social studies di masukan secara resmi k dalam
kurikulum sekolah adalah di Rugby
(inggris) pada tahun 1827, atau sektar setengah abad setelah revolusi industri
(abad 18), yang di tandai dengan perubahan penggunaan tenaga manusi menjadi
tenaga mesin.
Alasan di masukannya
social studies (IPS) ke dalam kurikulum sekolah karea berbagai ekses akibat
industrialisasi di berbagai negara di belahan dunia juga terjadi, di antaranya
perubahan perilaku manusia akibat berbagai kemajuan dan ketercukupan.
Sehinga untuk mengatasi
berbagai masalah sosial di lingkungan masyarakat tidak hanya di butuhkan
kemajuan ilmu dan pengetahuan secara disipliner, tetapi juga dapat di lakukan
melalui pendekatan progam pendidikan formal di tingkat sekolah. Program
pendidikan di antara disiplin (interdiscipline) di tingkat sekolah merupakan
salah satu pendekatan yang di anggap lenih efektif dalam rangka membentuk
perilaku sosial siswa ke arah yang di harapkan.
Bahkan program
pendidikan ini di samping sebagai bentuk internalisasi dan transformasi
pengetahuan juga dapat di gunakan sebagai upaya mempersiapkan sumberdaya
manusia yang siap menghadapi berbagai tantangan dan problematika yang makin
kompleks di masa yang akan datang. Oleh karenanya latar belakang perlu di
masukannya social studies dalam kurikulum sekolah di beberapa negara lain juga
memiliki sejarah dan alasan yang berbeda-beda.
Selain itu juga adanya
perbedaan social ekonomi yang sangat tajam. Para pakar kemasyarakatan dan
pendidikan berusaha keras untuk menjadikan penduduk yang multi ras menjai
merasa satu bangsa.
Perkembangan PIPS di
masyarakat amatlah berkembang dan penting karena dengan adanya berbagai
sekolah-sekolah yang menerapkan pelajaran IPS jelas mereka ingin menciptakan
suatu susunan masyarakat yang taat terhadap moral untuk mengatur jalannya
kehidupan masyarakat, oleh karenanya pendidikan IPS berkembang di kalangan
masyarakat.
Pendidikan IPS juga
mengajari dan membuka jalan fikir manusia untuk melakukan aktivitas sosial
sehari hari yang di lakukan di kalangan masyarakat dengan suatu alur yang sudah
di ajarkan di dalam pendidikan IPS tersebut. Oleh karennya IPS berperan amatlah
penting dalam kehidupan bermasyarakat. Ips terbagi menjadi berbagai macam jenis
yang terbagi ke dalam GEOGRAFI, EKONOMI, ANTROPOLOGI, PSIKOLOGI, dan masih
banyak lagi, itu semua termasuk dalam pendidikan IPS.
Berbagai pembagian
tersebut, IPS ingin mengajarkan segala sesuatu berdasarkan jenis - jenis
pelajaran IPS. Di ajarkan sesuai kebutuhan dan melalui proses yang bertahap.
Menurut saya pendidikan IPS amatlah maju di kalangan masyarakat karena itu
sudah menjadi suatu kebutuhan pengetahuan untuk menunjang jalannya hidup
bermasyarakat yang ada di dalam suatu
negara. Karena IPS menurut saya menjadi sebuah tolak ukur manusia untuk
menjalankan sesuatu sesuai dengan prosedur yang di anjurkan dan di ajarkan oleh
pendidikan IPS tersebut, sehingga manusia (masyarakat) bisa mengatur prilaku
mereka pada kehidupannya untuk bermasyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar