BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Tidur
di dalam kelas ketika jam belajar berlangsung sekarang sudah menjadi
kebiasaan pelajar jaman dulu hingga
sekarang hal ini sering kita lihat atau kita rasakan .Entah faktor apa yang
bisa mengakibatkan hal ini menjadi kebiasaan pelaajar mungkin hal ini di
sebabkan karna para pelajar sering begadang tapi bisa juga di sebabkan karna
pelajar itu sering sekali tidur (kebluk).
Kebiasaan
ini bisa juga di pengaruhi oleh pengajar (GURU) itu sendiri.Karena guru itu
sendiri tidak memperhatikan siswa-siswi
tersebut karna keasikan sendiri atau cuek tidak mempermasalahkan masuk atau
tidaknya materi yaang disampaikan sehingga siswa sulit untuk mengerti materi
dan berdampak ngantuk.Dan harusnya peengajar lebih bisa memahami karakter
siswa-siswi tersebut bagaimana agar siswa-siswi tersebut bisa menghilangkan
kebiasaan yang sudah membudaya itu.
Kebiasaan
ini bisa berdampak buruk terhadap siswa-siswi sekolah tersebut karena susah
untuk mendapatkan pelajaran ketika belajar dan sisiwa juga harus merasa rugi
karna takdapat apa-apa dan hal ini
mempengaruhi juga terhadap prestasi siswa-siswi tersebut di sekolah.
Dan
kebiasaan tersebut juga bisa mendorong siswa siswi untuk melakukan aksi curang
ketika ujian berlangsung dan tentu saja kebiasaan curang itu bisa membawa dampak buruk terhadap bangsa kita
karna merosotnya SDM di bangsa kita tercinta ini.
B. Identifikasi
Masalah
1.
Sesuai yang di permasalahkan bahwa di
SMA 2 PANDEGLANG sering berlangssungnya kebiasaan terssebut
2.
Seringnya peserta didik melupkan
kewajibannya sebagai pelajar
C.
Rumusan Masalah
1.
Apa yang menyebabkan peserta didik
melakukan kebiasaan tersebut
2.
Apa saja dampak negatip dari kebiasaan
tersebut terhadap peserta didik
3.
Langkah apa saja yang harus di lakukan
pihak sekolah dan konseling terhaadap maslah ini
D.
Tujuan pelaksanaan Penyuluhan
1.
Berdasarkan wawancara dengaan guru
bimbingankonseling di SMAN 10 PANDEGLANG ,peserta didik yang sering melakukan
kebiasaan tersebut karna peserta didik tersebut sering begadang sehingga lupa
dengan kewajiban dia sebagai pelajar.
2.
Aspek masalah
Setelah peserta
didik sering melakukan kebiasaan tidur di ketika jam belajar
berlangsung,peserta didik sering bingung ketika ditanya oleh pengajar tersebut
karnaa tidak memperhatikan ketika pelajaran berlangsung.
1.
Analisis
Berdasarkan
hasil wawancara penulis mengambil kesimpulan bahwa siswa yang bernama M.Rizal
Fauji adalah siswa yang sangat sering melakukan kebiasaan tidur ketika jam
belajaar berlaangsung kebiasaan tersebut
di faktori dengan seringnya peserta didik melakukan kebiasaan begadang sehingga
melupakan kewajibannya sebagai pelajar dan berdampak buruk terhadap pretasinya
di sekolah.
E. Alasan
Masalah
1. Saya
memilih kasus ‘’banyaknya siswa melakukan kebiasaan tersebut ketika jam belar
berlangsung di sekolah oleh karna itu supaya pelajar tersebut tidak
berkelanjutan dengan kebiasaan yang dapat membawa dampak negatif terhadaap
peserta didik tersebut’’
2. Bagi
siswa atau peserta didik
Bagi
siswa atau peserta didik dapat memahami masalah yang di alaminya, permasalahan
yang di alami peserta didik dapat di selesaikan dengan hal-hal yang baik
seperti tidak lagi begadang di malam hari dan lebih mengutamakan kewajibannya
sebagai pelajar yang baik agar kebiasaan itu tidak membudaya lagi
3. Bagi
Sekolah
Hasil penulisan ini
sangat bermanfaat bagi peseta didik yang memiliki kebiasaan tidur ketika jam
belajar berlangsung,Agar peserta didik lebih bisa memahami dampak dari
kebiasaan yang dia lakukan itu bisa menjadi dampak buruk bagi peserta didik
tersebut baik dari bidang prestasi dan masa depan peserta didik tersebut,Agar
peserta didik bisa lebih mengutamakan kewajibannya sebagi pelajar pada umumnya.
BAB
II
Deskripsi
Kasus
A. Gambaran
umum kasus
Siswa
memiliki kebiasaan tidur ketika jam belajar berlangsung karena kebiasaan buruk
yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang pelajaar pada umumnya,ataupun
pengaruh dari terobsesinya terhadap
siaran televisi di tengah malam seperti siaran bola banyak peserta didik
yang terobsesi dengan kebiasaan tersebut dan mengenyampingkan kewajibannya
sebegai seorang pelajar.siswa yang sering melakukan kebiasaan tersebut di jam
belajar berlangsung akan di berikan
sanksi oleh guru bimbingan konseling dan pengawasan dari keluargapun perlu agar
pelajar tidak mengulangi hal tersebut.
B. Bentuk
dan Subjek Penyuluhan
Bentuk
penyuluhan yaitu wawancara, karena saya mewawancarai langsung siswa SMA 2
Pandeglang.
Subjek
Penyuluhan yaitu siswa SMA 2 Pandeglang.
C. Metode
dan Media Penyuluhan
Metode
yang digunakan yaitu Melakukan wawancara terhadap guru bimbingan konseling dan
melakukan pertanyaan-pertanyaan lisan kepada guru bimbingan konseling tersebut
dan di jawab dengan cara terlebih dahulu mengetahui dari sikap perserta didik
tersebut yang sering melakukan kebiasaan buruk tersebut (Tidur Ketika Jam
Belajar Berlangsung).
Media
yang digunakan yaitu media elektronik berupa handphone dan alat tulis.
D. Pelaksanaan
Penyuluhan
Melakukan
wawancara terhadap guru bimbingan konseling dan melakukan pertanyaan-pertanyaan
lisan kepada guru bimbingan konseling tersebut dan di jawab dengan cara
terlebih dahulu mengetahui dari sikap perserta didik tersebut yang sering
melakukan kebiasaan buruk tersebut (Tidur Ketika Jam Belajar Berlangsung).
Terobsesinya
terhadap siaran televisi di malam hari yang sering banyak menarik dan
mempermudh peserta didik untuk begadaang di malam hari dan melupakaan
kewajibannya sebagai pelajar.
Dan
pengawasan oraang tua pun sangat berpengaruh karena ketika pesertaa didik idak
terawasi pola mainnya akan lebih mudah untuk berkumpul dengan temannya
(NONGKRONG) sehingga begadang dan sampai melupakan kewajiban peserta didik
terssebut sebagai seorang pelajar.
E. Faktor
Pendukung dan Penghambat Penyuluhan
Faktor
Pendukung yaitu adanya perizinan dari pihak sekolah, adanya siswa untuk
diwawancarai.
Faktor
Penghambat yaitu kegiatan wawancara tidak kondusif dikarenakan memakai jam
istirahat siswa, banyaknya siswa yang malu-malu untuk diwawancarai.
F. Tindak
Lanjut (Follow Up)
Dari
pihak sekolah seharusnya memberikan hukuman yang sesuai dengan perbutan siswa
yang melanggar tata tertib sekolah, dari pihak orang tua harusnya mengawasi
anaknya di dalam maupun di luar sekolah.
BAB
III
SIMPULAN
DAN SARAN
A. Kesimpulan
Kurangnya penguasaan guru di dalam kelas, banyaknya
materi yang disampaikan sehingga siswa merasa jenuh. Terobsesinya terhadap
siaran televisi di malam hari yang sering banyak menarik dan mempermudh peserta
didik untuk begadaang di malam hari dan melupakaan kewajibannya sebagai
pelajar.
Mendapatkan hukuman dari guru, tertinggalnya materi
pelajaran, sehingga siswa cenderung mengandalkan teman untuk mengerjakan tugas.
Dari pihak sekolah seharusnya menghukum siswa yang
melanggar tata tertib sekolah dengan sewajarnya.
B. Saran
Siswa yang tidur dikelas seharusnya tidak diberikan
hukuman terlebih dahulu, langkah pertama dinasehati terlebih dahulu, jika siswa
masih melanggar barulah siswa tersebut diberikan hukuman.
RIWAYAT PENULIS
Nama : Dicky
Setiawan
TTL : Pandeglang,
21 September 1996
No Hp :
08569828197
Alamat :
Kp. Pasar Cipeucang Kecamatan Cipeucang, Pandeglang-Banten
Email :
dickysetiawan129@yahoo.com
Pendidikan yang ditempuh:
1. TK
Al-Hikmah
2. SD
Pandeglang 1
3. SMP
1 Pandeglang
4. SMA
2 Pandeglang
5. Universitas
Sultan Ageng Tirtayasa
Prodi: Pendidikan Luar Sekolah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar