Selasa, 27 Desember 2016

pembahasan masalah bp



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Tidur di dalam kelas ketika jam belajar berlangsung sekarang sudah menjadi kebiasaan  pelajar jaman dulu hingga sekarang hal ini sering kita lihat atau kita rasakan .Entah faktor apa yang bisa mengakibatkan hal ini menjadi kebiasaan pelaajar mungkin hal ini di sebabkan karna para pelajar sering begadang tapi bisa juga di sebabkan karna pelajar itu sering sekali tidur (kebluk).
Kebiasaan ini bisa juga di pengaruhi oleh pengajar (GURU) itu sendiri.Karena guru itu sendiri tidak  memperhatikan siswa-siswi tersebut karna keasikan sendiri atau cuek tidak mempermasalahkan masuk atau tidaknya materi yaang disampaikan sehingga siswa sulit untuk mengerti materi dan berdampak ngantuk.Dan harusnya peengajar lebih bisa memahami karakter siswa-siswi tersebut bagaimana agar siswa-siswi tersebut bisa menghilangkan kebiasaan yang sudah membudaya itu.
Kebiasaan ini bisa berdampak buruk terhadap siswa-siswi sekolah tersebut karena susah untuk mendapatkan pelajaran ketika belajar dan sisiwa juga harus merasa rugi karna takdapat apa-apa dan hal ini  mempengaruhi juga terhadap prestasi siswa-siswi tersebut di sekolah.
Dan kebiasaan tersebut juga bisa mendorong siswa siswi untuk melakukan aksi curang ketika ujian berlangsung dan tentu saja kebiasaan curang itu bisa  membawa dampak buruk terhadap bangsa kita karna merosotnya SDM di bangsa kita tercinta ini.

B.     Identifikasi Masalah

1.      Sesuai yang di permasalahkan bahwa di SMA 2 PANDEGLANG sering berlangssungnya kebiasaan terssebut
2.      Seringnya peserta didik melupkan kewajibannya sebagai pelajar




C.     Rumusan Masalah

1.      Apa yang menyebabkan peserta didik melakukan kebiasaan tersebut
2.      Apa saja dampak negatip dari kebiasaan tersebut terhadap peserta didik
3.      Langkah apa saja yang harus di lakukan pihak sekolah dan konseling terhaadap maslah ini

D.    Tujuan pelaksanaan Penyuluhan
1.      Berdasarkan wawancara dengaan guru bimbingankonseling di SMAN 10 PANDEGLANG ,peserta didik yang sering melakukan kebiasaan tersebut karna peserta didik tersebut sering begadang sehingga lupa dengan kewajiban dia sebagai pelajar.
2.      Aspek masalah
Setelah peserta didik sering melakukan kebiasaan tidur di ketika jam belajar berlangsung,peserta didik sering bingung ketika ditanya oleh pengajar tersebut karnaa tidak memperhatikan ketika pelajaran berlangsung.
1.      Analisis
Berdasarkan hasil wawancara penulis mengambil kesimpulan bahwa siswa yang bernama M.Rizal Fauji adalah siswa yang sangat sering melakukan kebiasaan tidur ketika jam belajaar berlaangsung  kebiasaan tersebut di faktori dengan seringnya peserta didik melakukan kebiasaan begadang sehingga melupakan kewajibannya sebagai pelajar dan berdampak buruk terhadap pretasinya di sekolah.

E.      Alasan Masalah
1.      Saya memilih kasus ‘’banyaknya siswa melakukan kebiasaan tersebut ketika jam belar berlangsung di sekolah oleh karna itu supaya pelajar tersebut tidak berkelanjutan dengan kebiasaan yang dapat membawa dampak negatif terhadaap peserta didik tersebut’’
2.      Bagi siswa atau peserta didik
Bagi siswa atau peserta didik dapat memahami masalah yang di alaminya, permasalahan yang di alami peserta didik dapat di selesaikan dengan hal-hal yang baik seperti tidak lagi begadang di malam hari dan lebih mengutamakan kewajibannya sebagai pelajar yang baik agar kebiasaan itu tidak membudaya lagi
3.      Bagi Sekolah
Hasil penulisan ini sangat bermanfaat bagi peseta didik yang memiliki kebiasaan tidur ketika jam belajar berlangsung,Agar peserta didik lebih bisa memahami dampak dari kebiasaan yang dia lakukan itu bisa menjadi dampak buruk bagi peserta didik tersebut baik dari bidang prestasi dan masa depan peserta didik tersebut,Agar peserta didik bisa lebih mengutamakan kewajibannya sebagi pelajar pada umumnya.


BAB II
Deskripsi Kasus
A.    Gambaran umum kasus
Siswa memiliki kebiasaan tidur ketika jam belajar berlangsung karena kebiasaan buruk yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang pelajaar pada umumnya,ataupun pengaruh dari terobsesinya terhadap  siaran televisi di tengah malam seperti siaran bola banyak peserta didik yang terobsesi dengan kebiasaan tersebut dan mengenyampingkan kewajibannya sebegai seorang pelajar.siswa yang sering melakukan kebiasaan tersebut di jam belajar berlangsung akan di  berikan sanksi oleh guru bimbingan konseling dan pengawasan dari keluargapun perlu agar pelajar tidak mengulangi hal tersebut.

B.     Bentuk dan Subjek Penyuluhan
Bentuk penyuluhan yaitu wawancara, karena saya mewawancarai langsung siswa SMA 2 Pandeglang.
Subjek Penyuluhan yaitu siswa SMA 2 Pandeglang.

C.     Metode dan Media Penyuluhan
Metode yang digunakan yaitu Melakukan wawancara terhadap guru bimbingan konseling dan melakukan pertanyaan-pertanyaan lisan kepada guru bimbingan konseling tersebut dan di jawab dengan cara terlebih dahulu mengetahui dari sikap perserta didik tersebut yang sering melakukan kebiasaan buruk tersebut (Tidur Ketika Jam Belajar Berlangsung).
Media yang digunakan yaitu media elektronik berupa handphone dan alat tulis.

D.    Pelaksanaan Penyuluhan
Melakukan wawancara terhadap guru bimbingan konseling dan melakukan pertanyaan-pertanyaan lisan kepada guru bimbingan konseling tersebut dan di jawab dengan cara terlebih dahulu mengetahui dari sikap perserta didik tersebut yang sering melakukan kebiasaan buruk tersebut (Tidur Ketika Jam Belajar Berlangsung).
Terobsesinya terhadap siaran televisi di malam hari yang sering banyak menarik dan mempermudh peserta didik untuk begadaang di malam hari dan melupakaan kewajibannya sebagai pelajar.
Dan pengawasan oraang tua pun sangat berpengaruh karena ketika pesertaa didik idak terawasi pola mainnya akan lebih mudah untuk berkumpul dengan temannya (NONGKRONG) sehingga begadang dan sampai melupakan kewajiban peserta didik terssebut sebagai seorang pelajar.

E.     Faktor Pendukung dan Penghambat Penyuluhan
Faktor Pendukung yaitu adanya perizinan dari pihak sekolah, adanya siswa untuk diwawancarai.
Faktor Penghambat yaitu kegiatan wawancara tidak kondusif dikarenakan memakai jam istirahat siswa, banyaknya siswa yang malu-malu untuk diwawancarai.
F.      Tindak Lanjut (Follow Up)
Dari pihak sekolah seharusnya memberikan hukuman yang sesuai dengan perbutan siswa yang melanggar tata tertib sekolah, dari pihak orang tua harusnya mengawasi anaknya di dalam maupun di luar sekolah.



BAB III
SIMPULAN DAN SARAN
A.    Kesimpulan
Kurangnya penguasaan guru di dalam kelas, banyaknya materi yang disampaikan sehingga siswa merasa jenuh. Terobsesinya terhadap siaran televisi di malam hari yang sering banyak menarik dan mempermudh peserta didik untuk begadaang di malam hari dan melupakaan kewajibannya sebagai pelajar.
Mendapatkan hukuman dari guru, tertinggalnya materi pelajaran, sehingga siswa cenderung mengandalkan teman untuk mengerjakan tugas.
Dari pihak sekolah seharusnya menghukum siswa yang melanggar tata tertib sekolah dengan sewajarnya.
B.     Saran
Siswa yang tidur dikelas seharusnya tidak diberikan hukuman terlebih dahulu, langkah pertama dinasehati terlebih dahulu, jika siswa masih melanggar barulah siswa tersebut diberikan hukuman.




RIWAYAT PENULIS
Nama   : Dicky Setiawan
TTL     : Pandeglang, 21 September 1996
No Hp : 08569828197
Alamat            : Kp. Pasar Cipeucang Kecamatan Cipeucang, Pandeglang-Banten
Email   : dickysetiawan129@yahoo.com
Pendidikan yang ditempuh:
1.      TK Al-Hikmah
2.      SD Pandeglang 1
3.      SMP 1 Pandeglang
4.      SMA 2 Pandeglang
5.      Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
                                                       Prodi: Pendidikan Luar Sekolah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar